Senin, 29 Desember 2014

Bencana Melanda

Duka kembali menyelimuti Indonesia. Pada hari minggu 28 Desember 2014, setelah lepas landas dari Bandara Juanda Surabaya pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak. Pesawat AirAsia QZ8501 yang mengangkut 155 penumpang menuju singapura yang sebagian besar ingin berlibur di sana. Sinyal terakhir terdeteksi di timur Belitung, pada saat itu keadaan cuaca sedang ekstrim.
Kita tengok kembali dalam setahun terakhir ini terdapat 2 kecelakaan pesawat yang tragis. Pertama Malaysia Airline MH370 dan kedua Malaysia Airline MH17. Malaysia Airline MH370 hingga kini belum ditemukan sedangkan pesawat Malaysia Airline MH17 jatuh tertembak di Ukraina. Tidak ada penumpang yang selamat. Dari dua pesawat ini terdapat penduduk Indonesia.
Dan bencana tanah air di Banjarnegara yang mengalami longsor, menimbun pemukiman padat penduduk. Sebagian besar warga tewas tertimbun hanya sedikit warga yang berhasil selamat. Longsor juga menimbun jalan, pada saat itu juga terdapat warga melintasi jalan. Seluruh harta benda tertimbun tanah. 
Dari berbagai bencana ini marilah kita mengambil hikmah dibalik semua ujian. Sabar dan bertawakal kepada Allah, percaya bahwa semua sudah ditentukan oleh-Nya. Sebagai makhluk ciptaaan Allah yang mendiami bumi ini, senantiasa menjaga dan merawat alam dan lingkungan sekitar. Jadikanlah bumi menjadi tempat yang aman, nyaman, dan damai dengan selalu berhati-hati dalam setiap tindakan, saling bekerja sama dan saling menyayangi. Semua yang kita lakukan pada bumi dan seisinya kelak akan berdampak kepada kehidupan di masa mendatang. Apakah kita telah melakukan hal yang baik? Hanya diri kita sendiri yang mampu menjawabnya. Mulailah dari hal-hal kecil dari diri sendiri. Tanpa langkah awal takkan ada hasil akhir.

My Opinion About...

MACET



Kata yang terdiri dari huruf M-A-C-E-T sudah ga asing lagi bagi orang yang mendengarnya khususnya bagi penguna jalan. Kebanyakan sering bahkan selalu menghadapi kondisi ini. Dulunya macet sering terjadi di jalan kota tetapi akhir-akhir ini sudah merambat ke berbagai jalanan. Kemacetan ini memakan waktu berjam-jam yang mengakibatkan badan letih dan stres. Macet juga menghabiskan tenaga sia-sia dijalan.  Di bawah terdapat beberapa penyebab kemacetan dan cara mengatasinya.

Penyebab macet:

1.       Meningkatnya jumlah kendaraan pribadi
Dengan semakin meningkatnya ekonomi seseorang pasti akan membeli kebutuhan yang dirasa kurang,  salah satunya kendaraan seperti motor dan mobil. Bahkan satu orang bisa memiliki 1-2 motor dan mobil sekaligus.

2.        Parkir liar
Ketika seseorang akan berpergian pastinya lebih memilih kendaraan pribadi. Alasanya lebih cepat dan praktis. Untuk saat ini banyak tempat tujuan yang tidak memiliki halaman parkir, maka banyak yang memanfaatkan bahu jalan dan trotoar untuk parkir. Jalan yang seharusnya untuk melintas kendaraan berubah menjadi parkir dan membuat jalan semakin sempit.

3.        Jalan rusak / ditutup
Ketika jalan rusak, pengguna kendaraan harus ekstra hati-hati. Jika tidak, bisa berakibat fatal. Hal ini mengakibatkan penguna kendaraan melambatkan kendaraannya yang kemudian menimbulkan kemacetan. Sedangkan ketika jalan ditutup pengendara akan mencari jalan alternative lain yang juga akan menimbulkan kemacetan.

4.        Hujan
Saat musim hujan pastinya malas berpergian keluar tetapi jika memang harus pergi kebanyakan akan mengunakan mobil. Karena mobil dirasa lebih nyaman tanpa harus repot dan kebasahan. Jika semua orang berpikiran seperti itu maka jalan akan dipenuhi mobil-mobil yang membuat jalanan macet.

5.        Musim liburan
Libur selalu diisi dengan berwisata. Ada yang menyempatkan diri berlibur ke luar kota bahkan luar pulau dan negeri. Bagi yang berwisata antarkota maka akan mengunakan kendaraan pribadi yang kemudian mengakibatkan jumlah kendaraan meningkat terutama dijalan menuju tempat wisata.

Cara mengatasi macet:

1.       Berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umun.
2.       Mengunakan kendaraan seperlunya.
3.       Memperkirakan waktu keberangkatan dan kepulangan.


Sekiranya pembahasan tentang macet sampai disini, semoga bermanfaat dan makin berkurang yang namanya macet.

Minggu, 28 Desember 2014

Dunia

Dunia
Di dunia ini, belum tentu semua orang akan konsisten dengan apa yang mereka miliki.
Misalnya, aku, segelintir orang orang yang tersesat akan jati diri sendiri.
Entahlah, aku selalu melakukan hal-hal yang bertolak belakang dengan anggapan mereka.
Ini dan itu bukan itu dan ini.
Hey! jangan kau anggap serius.
Kau pasti pernah mendengar "dunia ini adalah panggung sandiwara" kan?
Lantas tak heran, jika orang-orang dunia ini memiliki berbagai peran.
Dengan mengunakan macam-macam topeng yang menghiasi wajahnya.
Menutupi apa yang sebenarnya terjadi.
Mereka melakukannya untuk bertahan hidup.
Sebisa mungkin hidup penuh dengan kecukupan.
Kau tau, mereka memiliki andil yang besar untuk masa depan.
Mau dibawa kemana dunia ini?
Kearah yang terang atau kelamnya kegelapan?
Ya, hanya mereka yang menentukan.
Dengang saling menyatukan ikatan kerjasama dan juga adanya rasa kepercayaan.
Pasti akan tercapai.

Jumat, 26 Desember 2014

Libur

Libur...
Apa sih yang ada dibenak kalian ketika mendengar atau membaca kata libur? Mungkin sebagian besar orang langsung menangapinya dengan suka cita dengan menyusun rencana libur yang diinginkan. Bagaimana tidak? Dengan rutinitas yang bejibun banyaknya, menguras tenaga dan pikiran selama kurun waktu yang cukup lama apa lagi tugas yang menumpuk membuat tubuh butuh istirahat dan pikiran segar kembali. Manfaat libur tidak hanya memulihkan tubuh dan pikiran tetapi juga membuat hati jadi adem ayem.
Oh ya, libur ga mesti pergi kesuatu tempat rekreasi bahkan mengeluarkan dana besar loh! Melainkan bisa melakukan hal-hal kecil seperti berkumpul bersama keluarga, istirahat total dengan menjauhkan segala urusan pekerjaan dan tugas, bermain game, mengerjakan hobi dan lain-lain. Jangan sampai setelah liburan malah bikin badan capek, karna salah mengisi liburan. Isilah hari libur dengan apa yang kita butuhkan dan yang pasti bermanfaat

Jalan

Siang yang terik ini, aku telusuri jalan berdebu
Mentari yang terus saja menyinari muka bumi ini
Tetesan-tetesan peluh telah sampai di pelupuk mata
Langkahku kini mulai goyah
Raga ini tak kuasa menahan panasnya mentari
Panas...panas....panas
Ya.... keluh kesahku ini tak seharusnya ku ucapkan
ini ujung jalan sudah di depan mata 
Ujung yang saling menyambung
Menandakan jalan ini belum berakhir 28-01-2011

Kamis, 25 Desember 2014

Perkenalkan Aku...

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Haii semua!!Selamat datang di blogku.
Sebelumnya perkenalkan, aku Noorita Intan Aryani panggil aja Ita. Saat ini aku sedang menempuh kuliah di UAD (Universitas Ahmad Dahlan) semester 3. Aku lahir dan dibesarkan di Jogja alias "tulen Jogja" tepatnya di West Prog *nama gaulnya Kulon Progo*. Well, blog ini akan berisikan macam-macam posting ga karuan. Hehe, maksudnya dari hal-hal penting sampai ga penting seperti info, tips-tips, cerita, pengalaman sampai curahan hati a.k.a curhat. Seperti postingan pertamaku kemarin yang rada gaje *menurutku*. Yang jelas bagi yang buka postingan di blog ku ini jangan nyesel ya... kalo isinya acakadut dan aku ga memaksa koq kalian untuk koment, tapi hukumnya wajib *peace. Yaa.., mungkin ini dulu perkenalanku kali ini. Besok-besok aku lanjutin, seperti pepatah mengatakan "tak kenal, maka ta'aruf". Sekian dariku.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Selasa, 23 Desember 2014

Waktu Kecil

Kisah ini aku sadari saat ini. Dimana aku mengingat kembali waktu kecil aku, anak kecil yang hampir mendekati hiperaktif, selalu bermain dengan permainan yang dibuat sendiri, menjelajahi setiap pijakan yang akan membawaku ke sebuah petualangan baru dan masih banyak hal yang takkan bisa aku tulis untuk saat ini. Memiliki teman, dulu tak susah. Hanya memikirkan betapa nyaman dan menyenangkannya dirimu maka kau sudah dinyatakan teman umur yang tak terpaut jauh yang bisa menyelami dunia kami. Tak ada perbedaan yang terlalu mencolok, hanya saja jika kau dimusuhi maka yang lain ikut memusuhimu. Gelak tawa selalu mengiringi langkahku, walau kadang harus tersandung dan menagis sejadi-jadinya tidak perlu berfikir apa yang akan terjadi. Toh mereka, orang yang bisa dianggap dewasa yang akan memikirkannya, tapi hanya berlaku pada saat itu saja- garis bawahi pada saat itu-. Kita hanya perlu mengikuti dan menuruti apa yang mereka mau. Memiliki berbagai harapan, keinginan, dan cita-cita setinggi, sebanyak mungkin bahkan mungkin nalar orang dewasa tak akan sampai disitu. Aku bisa menjadi apa yang ku mau, dengan kekuatan magic kecil akan membentuk suatu imajinasi yang tak pernah terlupakan. Di sana kau bisa memiliki apa yang kau mau sampai kau akan mencapai titik jenuh. Bermain dengan teman tak kalah menyenangkan. Saling menjatuhkan tubuh mungil itu ke dalam lumpur sawah, melemparkan kertas yang telah digulung menyerupai bola maka siapa kena dia yang jaga, petak umpet dimanapun asal seluruh tubuh tak bisa dilihat penjaga, saling sengol untuk merebut bola, menjauhkan diri dari penjaga jika tak merasa aman maka kau harus menjadi patung atau jongkok agar dia tak mengincarmu lagi hingga datang penyelamat untuk membebaskanmu dan ... Ah banyak. Disini tidak pandang setatus gender, benas bermain mau apa dan bagaimana. Melakukan hal-hal yang kadang membuat kawatir dan marah orang sekitar terutama orang tua.